Alternatif Futsal Outdoor

August 29th, 2007 by panca

Buat para bola mania yang nggak kenal waktu, cuma kenal ama bola. Ini ada terobosan baru kalo dapet jadwal futsal outdoor siang hari. Mau tau kaya gimana???

Saat ini nyari jadwal futsal indoor di GOR malam hari pasti susah. Kebanyakan jadwal sudah terisi penuh. Mau nggak mau jadwal maju atau mundur. Bisa lebih siang atau menjelang dini hari. Tapi buat bola mania yang punya kesibukan maen bola agak siang bisa ambil alternatif ini.

Selain diwajibkan memakai sepatu, para pemain juga diwajibkan membawa sarung yang harus dipakai mirip kucing garong… eh salah! Maksudnya: mirip maling/garong/ninja dan sejenisnya. Waktu maen juga, kita nggak bakalan tau mana lawan mana kawan… Tanya kenapa?

Biar kulitnya nggak tambah item. Huehuehue…

Beberapa foto ini diambil dalam rangka 17an. Kebanyakan daerah ngadain sepakbola antar RT itu udah pada baku. Kalo nggak pake pakaian perempuan ya pake helm. Cuma sekedar cari sensasi dan menghibur. Hehehe…

Tapi pake sarung, wajib dicoba tuh! Karena ada tingkat kesulitannya, pandangan kita terbatas hanya bisa melihat kedepan, nggak bisa kesamping/kebawah, kecuali nengok. Yaa gitu deh..

Posted in Berita Ringan | 2 Comments »

Futsal IKPT: Another Story

August 29th, 2007 by eko

Berikut ini adalah penuturan dari Iwan Yassin mengenai perkembangan futsal di tempatnya bekerja, di IKPT

 Salam futsal,

Berawal dari tersedianya fasilitas ruang serbaguna yang dapat
dimanfaatkan untuk berolahraga di Lantai 14, bersamaan dengan pemakaian gedung baru Wisma IKPT di Jalan MT. Haryono Kav.4-5 Jakarta Selatan pada tanggal 22 Januari 2003, dapat dikatakan dalam selang waktu yang singkat setelah itu sejarah futsal IKPT dimulai.

Sejak IFFC dianggap telah didirikan pada tanggal 22 Februari 2003, semua karyawan yang bermain futsal belum dapat meninggalkan gaya bermain sepakbola. Oleh karena itu  titik berat kegiatan latihan rutin yang diadakan masih sebatas mengenalkan aturan main olahraga futsal bagi seluruh karyawan yang berminat dan dievaluasi dalam bentuk turnamen internal antar bagian dalam perusahaan memperebutkan Merah Putih Cup setiap bulan Agustus dan Piala HUT IKPT setiap bulan Januari-Februari.

Lambat laun sebagai buah dari hasil berlatih dan latih tanding serta dibantu oleh pelatih membina IFFC sudah lebih dari cukup prestasi yang dicapai dalam keikutsertaan IFFC dalam berbagai turnamen antar klub atau antar perusahaan.

Daftar partisipasi dan prestasi yang dapat dicatatkan sampai saat ini:

  • Sebuah turnamen antar klub/perusahaan di GOR Bulungan Jakarta Selatan sekitar akhir tahun 2003. Pencapaian prestasi: tidak lolos babak berikutnya
  • Turnamen Futsal Executive di GOR Bulungan Jakarta Selatan tanggal 6-8 Agustus 2004, diikuti oleh 2 tim IFFC. Pencapaian prestasi: tidak lolos babak berikutnya
  • Merdeka Futsal Executives Tournament 2005 di Hall Serbaguna STC Senayan Jakarta Selatan tanggal 13-14 Agustus 2005. Pencapaian prestasi: Juara II
  • Kejuaraan Futsal Piala PLN Tahun 2005 di GOR Pertamina Simpruk tanggal 26-30 September 2005. Pencapaian prestasi: Juara III
  • Futsal For Humanity Portal Infaq Piala Menpora II tahun 2006 di GOR Cilandak Jakarta Selatan tanggal 17 Juli – 05 Agustus 2006. Pencapaian prestasi: Juara I
  • Turnamen Futsal Portal Infaq Tahun 2007 di GOR Cilandak Jakarta Selatan akhir Juni 2007. Pencapaian prestasi: Juara II

Selain itu untuk mengukur hasil latihan rutin (setiap Jum’at sore yang telah dijatahkan oleh perusahaan untuk tim futsal IKPT), secara berkala mengundang atau menerima undangan dari tim lain untuk latih tanding di Wisma IKPT yang beberapa diantaranya:

1. Tim Nasional PSSI Futsal, 10 Desember 2004
2. Futsal BiangBola, 25 Februari 2005
3. Futsal Kabupaten Fak-Fak Papua, 11 April 2005
4. Futsal Asuransi CAR, 29 Juli 2005
5. Futsal Makara UI, 03 Maret 2006

Seiring dengan perkembangan futsal IKPT yang semakin dikenal oleh pihak lain berdampak positif pada semakin seringnya IFFC mendapatkan undangan untuk berpartisipasi dalam turnamen antar klub/perusahaan.
Namun dikarenakan IFFC adalah tim yang amatir berintikan karyawan IKPT maka sudah menjadi aturan tak tertulis paling banyak hanya 2 turnamen terpilih dalam setahun yang dapat diikuti.

Demikian sekilas tentang Futsal IKPT.

Iwan Yassin
Mantan Pengurus IFFC periode 2004 – 2006

Posted in Artikel | 4 Comments »

Sumpah Palapa 2007

August 7th, 2007 by eko

Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. (Wikipedia)

Waduh! Hampir pasti Anda tidak tahu apa makna kata-kata dalam tulisan Jawa Pararaton ini. Tapi saya yakin, sebagian dari kita (yang pada jaman sekolahan tidak jatuh tertidur ketika pelajaran sejarah berlangsung) bisa menduga: Ini pasti sumpah palapa-nya Gajah Mada! Apa kaitannya futsal, saya yang menjadi buruh keren di harian Kompas, dan Gajah Mada? Ada! Tapi sedikit…

Bulan Agustus ini, hampir semua bagian Kompas Gramedia Group yang berkantor di jalan Gajah Mada ikut-ikutan dalam sebuah turnamen futsal. Bukan versi yang super serius dan berkelas dunia tentunya. Lha wong pemainnya saja banyak yang ga mudeng sama peraturan futsal. No big deal, lah… Tema dari permainan ini kan “menyenangkan dan tak terlupakan” (seperti tertera di kaos dalam salah satu wasit). Kaos dalam?

Sebanyak sepuluh tim ikut serta. Gerombolan tanpa bentuk ini berasal dari berbagai macam profesi. Ada yang berasal dari Front Office yang kerjanya ngumpulin duit setiap hari. Alhasil, ya seperti kerjaan sehari-hari yang UUD (Ujung-Ujungnya Duit) maka permainannya pun UUG (Ujung-Ujungnya Gol). Ga perduli bagus, indah, atau pun berantakan, ya yang penting itu tadi: gol. Tim yang berpenampilan paling impresif, menurut saya, adalah Toko Buku Gramedia yang tampil dengan kaos kuning menyala. Mungkin mereka dekat dengan JK dan geng pengusahanya itu. Tampil apik dengan dua motor bernomor punggung 4 dan 6 (kalau digabung “46″ jadi patas Grogol-Kp. Rambutan yang suka bermanuver melebihi Hamilton si Rising Star dari arena F1), tim ini membabat semua lawan-lawannya malam itu. Untung rumput di pinggir lapangan sudah rapi. Kalau tidak, wah, mungkin dibabat sekalian sama mereka.

Modem, yang rupanya kelebihan bakat terpendam, mengirim dua tim. Sayang, permainan Jamil, yang biasanya kutak-katik bola dari depan, ke pinggir, hingga akhirnya out, tidak muncul malam itu. “Belum makan malam”, begitu kilahnya. Viki, yang menjaga gawang Modem B, tampil beringas seperti biasanya. Saking beringasnya sampai lupa bahwa wilayah kerjanya dibatasi oleh garis berwarna hijau. Alhasil, ya pelanggaran lah! Secara dia meninju bola dengan tangan di luar area goal keeper. Untung bukan wasit yang ditinju…

Resik dan Office Boy, turun di dua tim berbeda. Keduanya sama-sama energik. Lari sana lari sini. Tendang kanan tendang kiri. Saking asiknya, tim Resik malah sampai lupa mencetak gol! Halah… Produksi dan Security ternyata tidak tinggal diam. Bermodalkan otot menonjol dan tampang sangar, Security ternyata tidak berhasil mengintimidasi tim lawan. Berkali-kali si penjaga gawang yang tampil blingsatan mesti memungut bola dari jalanya. Yah, namanya juga futsal. Ga melulu soal otot. Mungkin ototnya bisa dimaksimalkan untuk adu panco di lain kesempatan.

Tepatnya berapa pertandingan yang dimainkan, siapa saja yang ikutan, siapa pemenang tiap pertandingan, berapa gol yang tercipta, saya tidak tahu! Terlalu banyak aksi individu menawan yang mesti diingat. Salah satunya adalah aksi penjaga gawang tim Front Office, bung Igor, yang masih sempat-sempatnya menepis bola dengan tangan ketika tubuhnya sudah rata dengan lantai. Benar-benar gesit seperti kucing (garong?). Atau punya hubungan dekat dengan copet? Hanya bung Igor yang tahu. Tapi yang jelas Igor satu ini tidak ada hubungannya dengan pentolan musik cadas asalBrasil, Sepultura.

Turnamen futsal Gajah Mada ini, menurut saya, berlangsung sangat sportif dan menyenangkan. Dari sekian pertandingan, hanya ada satu kartu kuning. Itu pun dikeluarkan karena salah satu pemain melakukan protes keras terhadap keputusan wasit yang jelas-jelas benar adanya. Thanks to Donzol and the Gank yang sudah mau susah-susah menjadi pengadil di turnamen ini.

Saya hanya mengingatkan, mbok ya kalau sudah di lapangan jangan ada yang ngerokok atau buang sampah sembarangan. Kesannya kok jadi kayak di terminal. Kalau diperhatikan dengan seksama, sebenarnya di dinding bangunan dekat gerbang lapangan sudah ditempel beberapa aturan penggunaan lapangan. Tidak ada ruginya itu dibaca dan ditaati. Dan lagi, kalau kita lebih sering melihat ke atas, di atas pagar yang berseberangan dengan bangunan itu sekarang sudah ada kamera CCTV. Tindakan kita semua di lapangan tentu terpantau dan terekam. Siapa yang memantau dan untuk apa rekamannya, itu saya tidak tahu. Mungkin bisa ditanyakan pada rumput yang bergoyang (sebelum ga bisa goyang lagi karena keburu ditebas tim Toko Buku Gramedia). Selamat mengikut turnamen dan salam futsal

Posted in Berita Ringan | 4 Comments »

« Previous Entries