Makarafutsal.com Reborn

Hahaha! Judul posting-an kali ini seperti slogan-nya KOMPAS.com saja yah… Apaan siy, Makara Futsal pake reborn segala?
Entah bagaimana persisnya, saya merasa bahwa memang sudah saatnya Makarafutsal.com mengubah tampilan blog-nya (peluncurannya tentu tidak menyertakan bintang dunia hiburan semacam Ari Lasso atau Sandra Dewi, sebagaimana yang dilakukan KOMPAS.com beberapa waktu lalu). Momennya pun tepat! Makara FC baru saja menelurkan Makara Prestasi yang menempuh pendekatan futsal berbeda dengan organisasi induknya. Mereka menempuh jalur prestasi, sesuai dengan namanya, dan konsekuen dengan segala kewajiban yang melekat pada pendekatan tersebut: disiplin dan determinasi!
Pendekatan yang berbeda, dengan sumber daya manusia yang berbeda pula, sepertinya merupakan tema perubahan yang kini banyak disuarakan dan diwujudkan dimana-mana. Bahkan, trend seperti ini juga terjadi di DPR, kan? Perhatikan saja! Demikian banyak darah muda dalam wujud artis yang ingin menjadi anggota parlemen. Hahaha… Bukannya meremehkan atau apa, namun bagaimana mungkin artis-artis yang selalu hidup enak dan mendewakan hedonisme itu mampu berempati terhadap kesulitan hidup rakyat kecil? Bagi saya, ini sih lebih buruk daripada lawakan srimulat, hehe…
Eits… Tunggu dulu! Saya tidak mengatakan bahwa lawakan srimulat itu jelek. In fact, dulu saya sering menonton lawakan ini ketika masih disiarkan rutin oleh salah satu tv swasta kita. Dan saya menikmatinya! Terutama aksi pak Timbul, hehe…
Ungkapan diatas saya maksudkan sebagai sebuah ironi. Sebuah aktivitas yang sangat serius (berupa pengelolaan regulasi), yang jelas-jelas menyangkut kehidupan orang banyak, diserahkan pengelolaannya pada orang-orang yang tidak punya latar-belakang kemampuan yang berkorelasi positif dengan tuntutan profesinya. Halah!
Intinya, saya berharap semoga KOMPAS.com dan Makara Prestasi tidak ikut-ikutan menjadi srimulat (dengan makna ironi) juga… Dan, melihat sumber daya manusia yang ada di kedua entitas tersebut, saya punya alasan yang cukup untuk meyakini bahwa kesuksesan akan segera menjelang…
Mengiringi pendekatan baru tersebut, saya memutuskan untuk mengubah tampilan blog ini. Disamping itu, memang sudah ada beberapa suara sumbang yang menyatakan bahwa blog ini wajahnya buruk rupa. Hahaha… Kritik memang kejam! Namun, begitulah cara dunia ini berkembang. Menjawab kritik dengan perubahan yang positif adalah satu-satunya cara bagi kita untuk menjadi lebih baik. Setidaknya, logika itulah yang saya pahami dan jalani. Jadi, hare gene, kalo masih ada orang yang tipis kuping dan mencak-mencak menghadapi kritik, aduh… kelaut aja deh! Pujian itu racun! Racun… Racun… Racun… Kayak lagunya siapa yah?
Begitulah. Dengan bantuan dari teman baik saya, si diditho yang belakangan ini kena racun sepeda gunung, akhirnya saya mengganti mesin pengelola dan juga tampilan muka dari blog ini. Hasilnya? Silahkan Anda nilai sendiri! Menurut selera saya sih, yang sama sekali buta mengenai keindahan desain dan aspek-aspek artistik dari sebuah website/blog, wajah Makarafutsal.com sudah lebih baik dibanding sebelumnya (Narsis Mode: ON). Setidaknya jika dinikmati menggunakan Internet Explorer 7…
Bagaimanapun penilaian yang saya terima terkait perubahan ini, saya dapat berkata dengan lantang bahwa memang inilah jawaban saya terhadap tantangan yang ada. Bagaimana jabawan Makara Prestasi terhadap tantangan yang mereka berikan pada dirinya sendiri dengan menempuh jalur prestasi? Disiplin dan determinasi! Saya rasa, dua hal itulah yang nantinya akan menentukan apakah kita akan meraih apa yang dicita-citakan atau hanya akan berakhir sebagai dagelan belaka.
Baiklah kiranya jika kita semua, yang sedang hangat-hangatnya memikirkan, membicarakan, dan melakukan perubahan, mengajukan pertanyaan ini: Reborn… To be better or uglier?
Posted in Opini | 4 Comments »
