Category IconMy Futsal: Yang Susah Itu Biasanya Enak

October 2nd, 2007 by eko

Minggu malam lalu, Makara FC mendapat undangan pertandingan persahabatan futsal melawan Jakarta Japan Club. Tetsuya Higuchi, yang merupakan anggota untuk kedua klub tersebut, menjadi mak comblang pertandingan ini. Coba tebak dimana kami bermain? My Futsal! Lapangan futsal yang saya janjikan untuk diulas pada posting yang lalu. Kebetulan sekali yah?

Bagi saya pribadi, pertandingan ini dimulai dengan suasana yang mengesalkan. Bukan! Bukan karena tingkah laku para pemuda Jepang ini, melainkan karena saya sempat beberapa kali nyasar sebelum akhirnya sampai di lokasi My Futsal. Lokasi yang aneh. Terletak di tengah komplek perumahan yang setiap rumahnya berukuran besar, tanpa papan nama, dan tidak berlokasi di pinggir jalan! Bagi orang yang rabun senja soal jalan dan lokasi di Jakarta seperti saya, lokasi My Futsal masuk dalam kategori sangat susah dicari.

Sampai di lokasi, coba tebak siapa yang saya jumpai? Pelatih saya yang cerewet itu: Dony Coach. Dengan gayanya yang khas, dia asik semprat-semprit jadi wasit di lapangan sebelah. Sebenarnya bukan lapangan sebelah sih, karena My Futsal hanya berisi satu lapangan. Pada hari-hari normal seperti ini, aturan penyewaan memang mengharuskan satu lapangan dibagi menjadi dua. Bisnis is bisnis, cuy!

Hal pertama yang saya lihat bukanlah lapangan. Saya sudah tahu lapangannya terbuat dari rubber berdasarkan foto yang dikirim Dony Coach sehari sebelumnya. Yang saya lihat adalah: WC! Kenapa? Bagi saya, kalau mau lihat kecanggihan manajemen di suatu tempat, baik itu instansi pemerintah ataubun bisnis swasta, lihatlah tempat yang paling tidak menjadi perhatian. Ya, itu tadi, WC!

Pertandingan melawan Jakarta Japan Club sendiri berlangsung super ketat. Selama dua jam, kami bermain dalam beberapa game yang masing-masing berdurasi 10 menit. Makara FC dan Jakarta Japan Club saling mengalahkan. Mereka, para pemuda Jepang ini, mengusung gaya bermain yang lebih beraroma sepak bola lapangan besar daripada futsal. Kerap kali mereka mengandalkan body charge dan sedikit sikut-menyikut. Alhasil, bibir salah satu anggota Makara FC pecah dan membengkak. Lumayan lah, jadi mirip-mirip bibirnya Azhari, hehehe…

Lapangan yang berbahan dasar rubber ini menjadikan larinya bola cepat namun stabil. Saya sendiri memang lebih menyukai lapangan seperti ini dibanding rumput sintetis. Lapangan rumput sintetis menjadikan bola nyaris tidak memantul sama sekali dan terkadang membuat pijakan kaki kurang mantap. Bukan berarti saya akan berhenti main futsal di lapangan rumput sintetis. Jangankan di situ, di lapangan tanah saja saya mau main. Selama ada bola untuk ditendang, yo wiss… Jadilah!

Yang paling menarik perhatian saya adalah tiang penyangga di pinggir lapangan. Semua tiang tersebut dipasangi busa pelindung setinggi dua meteran. Bagus sekali! Keselamatan pemain ternyata menjadi perhatian utama bagi manajeman My Futsal. Saya sendiri mendapat manfaat langsung dari adanya busa pelindung ini. Ketika mengejar umpan terobosan (kaya’nya futsal tidak mengenal jenis umpan ini deh?) saya kebablasan sampai membentur tiang penyangga. Nah, ternyata busa pelindung itu memang punya fungsi sungguhan, hehehe…

Dua jam berlalu dan pertandingan persahabatan ini pun usai sudah. Makara FC dan Jakarta Japan Club saling memberi salam dan mengucapkan terima kasih. Torima KasihoTorima Kasiho… Hehehe…

Good ground, good game, good friend… Good nite…

Kantin My Futsal Tribun Penonton My Futsal

Posted in Artikel | 5 Comments »

Category IconFutsal IKPT: Another Story

August 29th, 2007 by eko

Berikut ini adalah penuturan dari Iwan Yassin mengenai perkembangan futsal di tempatnya bekerja, di IKPT

 Salam futsal,

Berawal dari tersedianya fasilitas ruang serbaguna yang dapat
dimanfaatkan untuk berolahraga di Lantai 14, bersamaan dengan pemakaian gedung baru Wisma IKPT di Jalan MT. Haryono Kav.4-5 Jakarta Selatan pada tanggal 22 Januari 2003, dapat dikatakan dalam selang waktu yang singkat setelah itu sejarah futsal IKPT dimulai.

Sejak IFFC dianggap telah didirikan pada tanggal 22 Februari 2003, semua karyawan yang bermain futsal belum dapat meninggalkan gaya bermain sepakbola. Oleh karena itu  titik berat kegiatan latihan rutin yang diadakan masih sebatas mengenalkan aturan main olahraga futsal bagi seluruh karyawan yang berminat dan dievaluasi dalam bentuk turnamen internal antar bagian dalam perusahaan memperebutkan Merah Putih Cup setiap bulan Agustus dan Piala HUT IKPT setiap bulan Januari-Februari.

Lambat laun sebagai buah dari hasil berlatih dan latih tanding serta dibantu oleh pelatih membina IFFC sudah lebih dari cukup prestasi yang dicapai dalam keikutsertaan IFFC dalam berbagai turnamen antar klub atau antar perusahaan.

Daftar partisipasi dan prestasi yang dapat dicatatkan sampai saat ini:

  • Sebuah turnamen antar klub/perusahaan di GOR Bulungan Jakarta Selatan sekitar akhir tahun 2003. Pencapaian prestasi: tidak lolos babak berikutnya
  • Turnamen Futsal Executive di GOR Bulungan Jakarta Selatan tanggal 6-8 Agustus 2004, diikuti oleh 2 tim IFFC. Pencapaian prestasi: tidak lolos babak berikutnya
  • Merdeka Futsal Executives Tournament 2005 di Hall Serbaguna STC Senayan Jakarta Selatan tanggal 13-14 Agustus 2005. Pencapaian prestasi: Juara II
  • Kejuaraan Futsal Piala PLN Tahun 2005 di GOR Pertamina Simpruk tanggal 26-30 September 2005. Pencapaian prestasi: Juara III
  • Futsal For Humanity Portal Infaq Piala Menpora II tahun 2006 di GOR Cilandak Jakarta Selatan tanggal 17 Juli – 05 Agustus 2006. Pencapaian prestasi: Juara I
  • Turnamen Futsal Portal Infaq Tahun 2007 di GOR Cilandak Jakarta Selatan akhir Juni 2007. Pencapaian prestasi: Juara II

Selain itu untuk mengukur hasil latihan rutin (setiap Jum’at sore yang telah dijatahkan oleh perusahaan untuk tim futsal IKPT), secara berkala mengundang atau menerima undangan dari tim lain untuk latih tanding di Wisma IKPT yang beberapa diantaranya:

1. Tim Nasional PSSI Futsal, 10 Desember 2004
2. Futsal BiangBola, 25 Februari 2005
3. Futsal Kabupaten Fak-Fak Papua, 11 April 2005
4. Futsal Asuransi CAR, 29 Juli 2005
5. Futsal Makara UI, 03 Maret 2006

Seiring dengan perkembangan futsal IKPT yang semakin dikenal oleh pihak lain berdampak positif pada semakin seringnya IFFC mendapatkan undangan untuk berpartisipasi dalam turnamen antar klub/perusahaan.
Namun dikarenakan IFFC adalah tim yang amatir berintikan karyawan IKPT maka sudah menjadi aturan tak tertulis paling banyak hanya 2 turnamen terpilih dalam setahun yang dapat diikuti.

Demikian sekilas tentang Futsal IKPT.

Iwan Yassin
Mantan Pengurus IFFC periode 2004 - 2006

Posted in Artikel | 4 Comments »

« Previous Entries Next Entries »